Parents, sadarkah kita bahwa rutinitas sebelum tidur ternyata adalah aktifitas yang sangat penting, disamping tujuan utama nya untuk membuat anak kita tertidur dengan nyenyak sehingga mereka bisa istirahat dengan baik untuk kepentingan kesehatan dan perkembangan otaknya.

Beberapa manfaat lainnya adalah :

Menjalankan rutinitas adalah langkah awal belajar disiplin… we knew that 😉

Setelah seharian menjalankan aktifitas masing-masing, inilah saat yang paling tepat untuk parents membangun ikatan dengan anak. Terutama bagi parents yang seharian bekerja jangan pernah lewatkan rutinitas sebelum tidur ini ya…, best quality time every nights akan memberikan efek bonding yang luar biasa dan dirasakan anak sampai besar kelak.

Waktu paling baik untuk memberikan stimulasi bagi bayi adalah sesaat sebelum mereka tidur. Menurut studi oleh University of California, Berkeley,  Amerika Serikat, hal ini dikarenakan otak yang lebih cepat menerima informasi dan membentuk otak dalam penyusunan memori. Stimulasi ini akan lebih efektif diterima anak pada saat kondisi tenang.

 

Nah bagi parents yang ingin mencoba menerapkan rutinitas sebelum tidur kepada si kecil, berikut beberapa ide aktivitas kami kumpulkan untuk parents :

  1. Katakan “goodnight” kepada semua anggota keluarga. Kebanyakan anak menikmati rutinitas mengucapkan goodnight kepada seluruh orang di dalam rumah, hewan peliharaan, mainan, atau benda lain. Meski begitu, buatlah suasana mengucap goodnight ini simpel dan pelan agar dia tidak terlalu bersemangat yang pada akhirnya malah mengacaukan keinginan tidurnya.

 

  1. Mandi / berendam sebelum tidur atau membersihkan badan. Mandikan bayi atau biarkan balita Anda berendam beberapa saat dengan air suam-suam kuku. Percayalah, rutinitas ini paling banyak disukai anak-anak, parents. Berendam dalam air hangat adalah momen yang sangat menyenangkan dan menenangkan bagi si kecil. Setelah puas berendam, bilas dan gantikan pakaiannya. Tubuh hangat dan bersih dapat mempercepat proses tidur anak. Jika anak menolak mandi di malam hari, ciptakan kebiasaan yang nyaris serupa yakni mencuci tangan, muka, dan kaki, kemudian menggosok gigi (untuk balita) atau membersihkan gusi (untuk bayi yang belum memiliki gigi), dan tentu saja mengganti pakaiannya dengan piyama.
  1. Ngobrol ringan. Waktu tidur adalah saat yang tepat untuk ngobrol berdua dengan anak Anda. Apa yang harus dibicarakan? Hal-hal yang ringan saja, seperti tentang apa yang si kecil lakukan seharian tadi. Percayalah, suara Parents saja sudah dapat menyamankan diri si kecil.

 

  1. Bermain sebentar.  Ajak si kecil melakukan permainan yang tidak membutuhkan banyak energi maupun suara. Lakukan sebentar saja, yang penting anak merasa senang dan rileks menjelang tidurnya. Jangan buat permainan yang terlalu menguras energi atau yang membuatnya menjadi sangat bersemangat. Bisa-bisa si kecil sudah tidak ingin tidur lagi. Permainan apa yang bisa dilakukan? Permainan sederhana saja, seperti cilukba atau mencari barang di sekitar tempat tidurya. Tapi jangan lupa memindahkan barang dari tempat tidur setelah si kecil tidur ya Parents.
  1. Bacakan buku sebelum tidur. Bayi atau balita Anda senang mendengar cerita yang Anda bacakan. Selain membuatnya rileks, cerita pengantar tidur juga bagus bagi si kecil dalam mempelajari kosakata baru. Mendengar kata-kata baru merangsang kemampuan berbahasa si kecil. Ingat stimulasi yang paling ideal adalah pada saat tenang… jadi apapun yang kita bacakan akan masuk ke memori mereka. Hmmm ternyata banyak ya manfaat nya.

Tips dalam membacakan buku :

  • Pilih buku cerita yang menggambarkan kisah keteladanan, dengan kalimat sederhana dan ilustrasi yang menarik
  • Bacakan buku cerita sambil memeluk bayi.
  • Pilih buku yang aman di pegang bayi sehingga terhindar dari luka dan lain sebagainya.
  • Bacakan cerita dengan ekspresi wajah dan suara. Sehingga bayi bisa membedakan karakter dalam cerita. Selain dari buku, parents juga bisa berimprovisasi dengan cerita karangan anda.

 

  1. Ajak berdoa sebelum tidur . Walaupun bayi / anak belum mengerti, namun dia bisa melihat, mendengar, mengenal, dan mengingat rutinitasnya. Setiap malam, sebelum tidur ajak mereka untuk berdoa dan belajar berbicara dengan Tuhan. Jelaskan padanya dan sesekali tuntun tubuhnya pada posisi berdoa.Melalui doa, kecerdasan spiritual (SQ) bayi semakin terasah. Inilah yang kemudian membawanya tumbuh menjadi anak yang berpikir positif dan mengembangkan pribadinya secara maksimal kelak.

 

  1. Pijatan lembut. Banyak anak senang dan merasa nyaman jika dipijat oleh orang tua-nya sebelum tidur. Momen ini adalah momen yang sangat intim antara parents dan bayi/ anak. Karena melibatkan kontak mata, sentuhan, aroma tubuh, dan suara. Pijatan tidak hanya membantu bayi untuk rileks, namun juga memberi stimulasi pada produksi oksitosin, yakni hormon yang menimbulkan perasaan hangat dan dicintai. Pijatan bisa diawali dari bagian kaki. Pijatlah buah hati Parents hingga ia rileks dan siap tidur.

 

  1. Say, “I love you”
    Lise Eliot, Ph.D, seorang neuroscientist asal Amerika Serikat, mengatakan, tatapan sepenuh jiwa yang dilakukan oleh bayi kepada orangtuanya merupakan ungkapan awal cintanya. Perhatikan apakah ada perubahan tatapan mata pada buah hati saat Parents mengatakan, “papa/mama sayang kamu”.

 

  1. Bersenandung / menyanyi atau memutar lagu klasik nan lembut. Menyanyikan lagu pada bayi terbukti dapat membuat bayi menjadi lebih peka, religius, dan ekspresif. Anak akan terbiasa dan mengasosiasikan senandung tertentu yang Parents buat atau lagu klasik yang Anda putar dengan waktu tidur.
  1. Menyalakan baby projector. Alat pengantar tidur yang dilengkapi dengan projector dan lagu ninabobo ini bisa merangkum beberapa aktifitas sebelum tidur sehingga memudahkan tugas parents, antara lain :
  • Dapat menciptakan level penerangan dan suara yang konsisten, sehingga
    bayi tahu kapan dia harus tidur.
  • Memberikan titik fokus pengelihatan bayi, karena bayi akan lebih mudah
    tertidur setelah fokus pada 1 titik selama beberapa saat (fokus pada bintang
    dilangit langit ruangan). Untuk itu parents harus pilih projector yang menampilkan gambar diam ya, jangan yang bergerak-gerak. Gambar diam akan lebih memudahkan bati untuk focus, sedangkan gambar bergerak akan membuat bayi lebih aktif sehingga susah tertidur.
  • Membantu parents melihat dalam gelap.
  • Memberikan ketenangan kembali pada bayi ketika ia terbangun pada saat
    tengah malam, karena lampu proyeksi akan kembali menyala ketika bayi
    bersuara (voice activated).

Nah… mana yang cocok untuk parents? Semuanya bagus dan tidak susah untuk dilakukan kok, tinggal pilih sesuai dengan situasi ya. Pastikan agar rutinitas ini selalu dilakukan setiap hari meskipun parents sedang tidak ada di rumah.

Selamat mencoba..!

Pin It on Pinterest