Memasuki usia 3 bulan, gigi si kecil mulai terbentuk dan akan tumbuh pada usia 6 bulan (bisa lebih cepat atau lebih lambat). Pada momen ini, gusi si kecil akan terasa gatal dan nyeri karena desakan gigi yang akan muncul. Untuk mengurangi rasa ketidaknyamanan ini, si kecil biasanya menggigit segala sesuatu yang ada disekitarnya.

Pada saat inilah teether memiliki peranan penting untuk menjadi objek yang dapat si kecil gigit dengan leluasa. Selain itu, teether juga dapat menjadi mainan bagi si kecil dikarenakan bentuknya yang lucu dan menarik. Mengingat keadaan gigi yang belum tumbuh, ada baiknya teether yang dipilih adalah teether yang memiliki bahan yang lembut agar tidak melukai gusi si kecil.

Para ahli mengatakan bahwa salah satu perlengkapan si kecil yang perlu dimiliki adalah teether. Mengapa? Pasalnya teether bermanfaat untuk merangsang pertumbuhan gigi si kecil. Tak hanya itu, si kecil yang akan tumbuh gigi biasanya akan mengalami rasa gatal dan tidak nyaman pada gusinya. Nah, teether ini berfungsi untuk meredakan rasa tersebut. Bahkan, umumnya si kecil yang akan tumbuh gigi cenderung akan lebih rewel. Teether ini lah yang dapat membuat si kecil menjadi lebih tenang.

Selain menjadi media untuk digigit-gigit, teether juga memiliki peranan lain dalam tumbuh kembang si kecil loh Moms, seperti berikut ini:

Motoric development

Si kecil akan belajar menggerakkan kedua tangannya dan memasukkan teether ke dalam mulutnya. Maka dari itu teether biasanya dibuat dengan desain yang mudah dipegang oleh si kecil. Kegiatan memasukkan teether ke dalam mulut ini juga melatih si kecil untuk mengkoordinasikan antara otak, tangan, dan mulut si kecil.

Persiapan untuk MPASI

Penggunaan teether dapat melatih kemampuan si kecil dalam mengemut dan mengunyah. Kemampuan ini ia butuhkan ketika ia mulai mengolah makanan lain selain susu, yaitu ketika si kecil berusia 6 bulan. Ketika si kecil terbiasa dalam mengigit dan mengunyah, ia akan lebih mudah mencerna makanan ketika mulai diberikan makanan yang lebih padat.

Namun, ada beberapa hal juga yang harus diperhatikan oleh Parents ketika memberikan teether pada si kecil:

  1. Jangan meninggalkan si kecil dengan teether tanpa pengawasan

Penggunaan teether memerlukan pengawasan agar si kecil dapat menggunakan teether secara benar sesuai fungsi dari teether tersebut. Faktor lain adalah untuk mencegah si kecil mengigit teether yang sudah jatuh kelantai dan menjadi kotor.

  1. Jangan gunakan teether dalam waktu yang berlebihan

Penggunaan teether dalam waktu yang berlebihan akan menimbulkan efek negatif pada si kecil, dimana si kecil akan sulit sekali lepas dari teether tersebut karena sudah terbiasa. Efek lainnya dari penggunaan dalam waktu yang berlebihan adalah dari segi kebersihan teether tersebut. Pada saat digunakan teether akan menjadi basah dan mudah menyerap kotoran dan bakteri sehingga akan ber-resiko bagi si kecil. Waktu yang ideal bagi penggunaan teether adalah 10-15 menit untuk setiap penggunaan.

  1. Sediakan 3-4 jenis teether yang berbeda fitur dan fungsi

Pilihlah teether yang berbeda sehingga akan mengurangi kebosanan si kecil dan dapat memberikan manfaat yang berbeda bagi setiap fase pertumbuhan gigi dan gusi si kecil.

  1. Bersihkan teether secara rutin

Teether yang telah digunakan harus dibersihkan dengan cara mencucinya dengan air minum. Pada kondisi tertentu (travelling) teether juga dapat dibersihkan dengan tisu basah khusus. Bagian yang terpenting dari proses pembersihan ini adalah proses sterilisasi. Seperti layaknya botol susu, nipple dan pacifier, teether-teether tertentu juga memerlukan proses sterilisasi untuk menghilangkan bakteri dan kotoran yang tidak terlihat mata.

  1. Simpanlah teether dengan cara yang baik

Teether sebaiknya disimpan didalam suatu wadah tertutup dan kering setelah di cuci dan di sterilkan. Teether juga aman untuk disimpan didalam kulkas (dengan box container) untuk mengurangi resiko tumbuhnya bakteri dan memberikan sensasi dingin yang melegakan bagi si kecil ketika digunakan.

Dengan berbagai jenis dan bentuk teether yang ada saat ini, pilihlah teether yang tepat, yang sesuai dengan kebutuhan si kecil. Teether dengan permukaan yang bergerigi dapat melegakan rasa gatal pada gusi ketika tumbuh gigi. Dan pastikan, teether yang Parents pilih telah BPA free agar tidak menganggu kesehatan si kecil. Nah, semoga artikel ini dapat beramanfaat yah 😊

Pin It on Pinterest