Dari sederet kebutuhan wajib si kecil, biasanya car seat menjadi barang yang paling akhir dibeli atau bahkan diabaikan. Ini karena tak banyak Parents yang sadar bahwa pentingnya kursi khusus si kecil saat berada dalam mobil. Sekilas, sepertinya bukan hal sulit bepergian bersama si kecil menggunakan mobil. Banyak Parents masih berpikir si kecil cukup aman dalam pangkuan dan dekapan. Faktanya, cara ini tidak aman. Alasannya? Saat terjadi kecelakaan, hentakan keras dapat membuat tubuh si kecil terjepit oleh tubuh orang dewasa yang menggendongnya, atau justru terlempar ke depan.

Sabuk pengaman yang tidak dirancang untuk tubuh anak-anakpun bisa menimbulkan risiko si kecil tercekik. Salah satu contohnya adalah posisi sabuk pengaman yang dimana bagi orang dewasa akan tepat di bagian badan, sementara bagi si kecil justru berada di leher, sehingga saat rem mendadak akan terjadi gesekan (di area leher) dan akan beresiko pada si kecil.

Car seat bukanlah aksesoris semata, melainkan pelindung bagi si kecil saat sedang berkendara. Itu sebabnya setiap bepergian dengan mobil seharusnya si kecil duduk di dalam kursi khususnya agar terhindar dari cedera. Dengan duduk di dalam mobil tanpa menggunakan car seat beresiko menghambat pertumbuhan tulang si kecil. Bila tidak menggunakan car seat, maka potensi si kecil akan terpelanting juga menjadi lebih besar. Salah satunya saat terjadi peristiwa tabrakan atau rem mendadak.

Lalu, bagaimana memilih car seat yang tepat?

  1. Pilih car seat berdasarkan berat badan si kecil, bukan berdasarkan usia

Tubuh si kecil berusia sampai 12 tahun atau pun berat badan sampai dengan 36 kg perlu dijaga. Tulang si kecil di bawah batas tersebut memerlukan perhatian khusus. Bila berat badan si kecil di bawah 13 kg, maka harus menghadap ke belakang atau rearward facing. Sebab, tulang pundak si kecil di kategori usia tersebut belum kuat menahan tekanan. Jangan paksakan jika car seat terlihat sempit saat digunakan atau jika kepala si kecil melebihi bagian atas car seat, karena itu tandanya car seat sudah kekecilan.

  1. Pasang car seat dengan benar

Pastikan car seat terpasang di jok mobil dan tidak bergeser sejauh 1 inci. Pasang sabuk pengaman dengan benar. Pastikan sabuk berbunyi ‘klik’ ketika mengunci dan cek cara kerjanya minimal dua minggu sekali.

  1. Letakkan car seat di jok belakang

Ada mobil yang didesain mengeluarkan air bag bila terjadi benturan. Hal ini berbahaya bagi si kecil bila car seat dipasang di jok depan karena si kecil akan menjadi sulit bernafas saat air bag mengembang. Karena itu, selalu tempatkan car seat di bangku belakang baris tengah. Kursi si kecil ini tak diperkenankan berada di samping pengemudi atau pun di bangku bagian paling belakang bila ada tiga baris bangku.

  1. Pahami cara pemakaianan Car Seat

Sebelum membayar dan membawa pulang car seat, pastikan Mommies sudah paham betul bagaimana cara memasang car seat secara tepat dan tahu fitur-fitur yang dimilikinya, karena pemasangan yang kurang tepat akan sangat mengurangi keefektifan dari car seat tersebut.

Namun satu hal yang perlu diperhatikan yaitu jangan sampai meninggalkan si kecil seorang diri dengan car seat di dalam mobil dalam kondisi terkunci ya Moms.. Si kecil yang ditinggalkan sendiri di dalam mobil untuk waktu yang lama, akan membahayakan bukan saja kesehatannya akibat hawa panas dan gas CO yang terjebak di dalam kabin mobil, tetapi juga bisa mematikan oleh pengapnya udara yang kehabisan kandungan oksigennya.

Si kecil ditinggal sendiri dengan car seat di mobil yang parkir tidak mungkin meloloskan diri dari kepungan bahaya yang mengancam nyawanya. Si kecil yang tanpa car seat pun bisa berisiko mematikan bila ditinggalkan lama berada di kabin mobil yang sedang parkir, terlebih lagi jika si kecil dalam kondisi terpasang oleh car seat nya. Hal ini merupakan peringatan bagi setiap Mommies yang biasa meninggalkan si kecil di dalam mobil selama sedang berbelanja.

Sekali lagi, kebiasaan si kecil memakai car seat tidak ada ruginya loh! Lebih dari sekadar manfaat yang nyata, dan banyak keuntungan lainnya dari membiasakan si kecil mematuhi aturan. Dimana aturan ini menyehatkan dan menyelamatkan si kecil dari resiko yang membahayakan.

Jadi, tidak perlu lagi ada keraguan untuk menggunakan car seat ya Moms, karena keselamatan si kecil tetaplah penting untuk selalu kita jaga..

Pin It on Pinterest