Holiday is coming! Saatnya terbang dengan nyaman bersama si kecil.

Liburan tinggal sebentar lagi nih mom! Mom dan keluarga planning untuk bersilaturahmi dengan keluarga diluar kota atau pulau? Bagi mom yang memiliki bayi kecil, memilih jenis transportasi yang nyaman akan menjadi pertimbangan penting saat akan mudik. Naik bus atau kapal laut mungkin tidak akan menjadi pilihan pertama bagi mom yang membawa bayi, mengingat jarak dan lamanya waktu tempuh yang mungkin menyebabkan bayi menjadi tidak nyaman dan rewel selama perjalanan. Biasanya mom dan keluarga akan lebih memilih menggunakan pesawat terbang agar lebih cepat sampai di tujuan, hemat tenaga, dan tentu saja agar bayi tidak rewel karena kelelahan.

Featured Image by Travel + Leisure

Mungkin diantara mom sekalian, mudik kali ini adalah pengalaman pertama membawa si bayi naik pesawat. Bagi mom yang baru pertama kali mengajak si kecil naik pesawat, tentu ada rasa cemas dan khawatir tentang apa saja yang perlu disiapkan selama penerbangan atau bagaimana menenangkan si kecil kalau ternyata dia mulai rewel di perjalanan. Mom tidak perlu cemas dan khawatir, berikut ini adalah beberapa tips saat membawa bayi naik pesawat agar mom sekeluarga tetap nyaman selama perjalanan.

Image by today.com

Apa saja barang- barang yang perlu disiapkan selama penerbangan?

Sebelum melakukan perjalanan dengan pesawat, mom harus memastikan barang- barang ini sudah ada di dalam tas kabin:

  • Popok sekali pakai dan tissue Dua items ini sebaiknya dikemas bersama dalam sebuah tas atau kantung kecil, sehingga saat akan mengganti popok bayi di toilet pesawat, mom tidak perlu membawa seluruh tas kabin.
  • Baju cadangan untuk mom dan bayi. Ini untuk mengantisipasi jika terjadi hal- hal seperti kena muntahan, turbulensi, dan lain-lain.
  • Susu dan makanan bayi. Jika bayi minum ASI, mom jangan lupa membawa botol-botol ASI hasil
  • Air panas untuk membuat makanan bayi.
  • Nursing apron atau celemek menyusui. Ini adalah kain yang bisa digunakan untuk menutupi ibu dan bayi saat mom sedang menyusui atau sedang pumping ASI di tempat umum.
  • Selimut untuk bayi. Meskipun pada beberapa penerbangan jarak jauh (long-haul) disediakan selimut, sebaiknya mom membawa sendiri selimut untuk si kecil, ini mengantisipasi jika bahan selimut yang disediakan tidak cocok dengan kulit bayi yang masih sensitif. Lagipula, bau selimut yang familiar dengan bayi akan membuatnya senang dan tenang.
  • Mainan kesukaan si bayi atau mainan baru supaya bayi tidak bosan.

Persediaan barang-barang tersebut juga harus mom perhatikan jikalau terjadi delay pesawat. Selain itu, perlu diperhatikan bahwa di beberapa penerbangan internasional berlaku batasan untuk membawa cairan di kabin, namun hal itu tidak berlaku untuk makanan/susu bayi.

Apa saja yang perlu dipertimbangkan saat booking tiket?

Saat akan memesan tiket, mom dan keluarga bisa mempertimbangkan beberapa hal berikut:

  • Mom dapat memilih waktu terbang yang sesuai untuk bayi. Waktu terbang siang baik untuk penerbangan jarak pendek, karena itu adalah jam tidur siang bayi. Sementara untuk penerbangan jarak jauh, waktu terbang malam bisa jadi keputusan paling baik dan nyaman untuk bayi karena dia bisa tidur nyenyak di pesawat.
  • Mom bisa memesan satu tempat duduk ekstra untuk bayi jika bayi sudah agak lebih besar, terutama untuk penerbangan jarak jauh.
  • Pesanlah tempat duduk di bagian depan (bulkhead seat), jika memungkinkan. Tempat duduk ini memiliki ruang lebih untuk kaki dan jauh dari mesin pesawat yang bising. Jika mom memesan tiket secara online, jangan lupa menginformasikan hal ini sekali lagi melalui call center
  • Pilihlah tempat duduk di gang (aisle) agar mom lebih leluasa keluar – masuk mengurus si kecil ke toilet atau berjalan-jalan di lorong kabin.
  • Mom juga perlu mencari tahu tentang peraturan kereta bayi (stroller) bagi setiap maskapai. Ada maskapai yang mengizinkan membawa stroller ke kabin, ada yang menggolongkan stroller sebagai bagasi.
Apa yang perlu dilakukan saat tiba di bandara?
  • Supaya mom dan keluarga tidak tergesa-gesa sewaktu check-in dan melewati security check di bandara (apabila melakukan perjalanan ke luar negeri maka harus melalui bagian imigrasi), usahakanlah untuk sampai jauh lebih awal di bandara.
  • Jika mom membawa bayi dengan stroller, maka stroller harus dilipat setiap kali melewati mesin scan security.
  • Sambil menunggu boarding, mom bisa mengajak si kecil untuk bermain atau beraktivitas agar nantinya dia mudah tertidur saat naik ke pesawat setelah lelah bermain.
Bagaimana agar bayi tetap tenang selama di pesawat?
  • Saat pesawat lepas landas dan mendarat, usahakan mom menyusui si bayi. Menelan akan mencegah bayi mengalami sakit telinga akibat perubahan tekanan udara. Mom juga bisa memberikan empeng untuk si bayi.
  • Mom bias mengajak bayi berkeliling di lorong kabin dan melihat-lihat, jika dia mulai tampak resah dan rewel. Cara ini biasanya efektif untuk menenangkan bayi.
  • Mom dapat memakaikan bayi dengan baju hangat, kaus kaki, penutup kepala dan sarung tangan agar dia tidak kedinginan, karena suhu kabin cenderung dingin.
  • Mom dapat menyibukkan bayi dengan berbagai aktivitas kecil agar dia tidak bosan, jika bayi ternyata tidak tertidur selama penerbangan. Berikan mainan kesukaannya agar dia tidak rewel atau tukar dengan mainan baru yang lebih seru.
  • Jika mom butuh pertolongan, jangan sungkan untuk meminta bantuan pada kru kabin.

Nah, itu dia tips-tips nyaman naik pesawat bersama si kecil. Sekarang, mom tidak perlu ragu lagi membawa si kecil traveling dengan pesawat, karena dengan memberikan semakin banyak pengalaman, akan membuat si kecil semakin pintar loh, mom.

 

Pin It on Pinterest